Bandar Cheat

Agen terpercaya

Jerry Sumampouw berharap Jokowi Memilih Cawapres yang Berasal dari Nonparpol

Jerry Sumampouw berharap Jokowi Memilih Cawapres yang Berasal dari Nonparpol

Jerry Sumampouw berharap Jokowi Memilih Cawapres yang Berasal dari Nonparpol

Jerry Sumampouw berharap Jokowi Memilih Cawapres yang Berasal dari Nonparpol

 

DEWAIDR.COM – Jerry Sumampouw berharap Jokowi Memilih Cawapres yang Berasal dari Nonparpol – Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jerry Sumampouw berharap Joko Widodo (Jokowi) memilih sosok calon wakil presiden (cawapres) yang berasal dari nonpartai politik (parpol). Hal itu bertujuan untuk menjaga keutuhan dari koalisi partai pendukung Jokowi pada perhelatan Pilpres 2019.

Saat ini, beberapa partai sudah menyatakan dukungannya terhadap Jokowi di pilpres 2019, yaitu PDIP, Golkar, PPP, Hanura, Nasdem, dan PKB. Dari partai pendukung tersebut, PKB memberikan syarat dukungan agar Jokowi memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres.

Menurutnya, bila Jokowi memilih cawapres dari salah satu partai pendukung, peluang runtuhnya koalisi itu bakal semakin besar. Sebab, akan menimbulkan kecemburuan di antara parpol pendukung tersebut. Karena itu, Jokowi disarankan untuk mencari tokoh yang bisa mendongkrak suaranya, tapi bukan seorang politikus. POKER ONLINE TERPERCAYA

“Iya kalau satu partai yang kecewa, bagaimana kalau dua atau tiga partai yang kecewa? Jadi akan sangat berpengaruh dengan elektabilitas Jokowi nantinya,” kata Jerry.

Salah satu pendongkrak suara Jokowi nantinya, lanjut Jerry, beliau harus memilih tokoh religius yang memang saat ini sedang digunakan oleh kelompok lawan untuk menyerang elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

SITUS POKER ONLINE TERPERCAYA – Namun, ia kembali mengingatkan agar Jokowi tak mengambil tokoh partai menjadi pendampingnya dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Memang yang paling ideal pasangan Jokowi itu harus tokoh dari kalangan yang mampu menjaring kelompok religius, tidak dari partai,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada yang harus diperhatikan Jokowi agar partai koalisi tetap utuh. Politikus PDI Perjuangan jangan memilih tokoh pemuda yang dinilai bisa menjadi calon presiden terkuat pada Pilpres selanjutnya. Sebab, kata dia, hal tersebut hampir dipastikan tak akan disukai kelima parpol tersebut.

“Artinya orang yang di lima tahun ke depan tidak ada lagi peluang untuk menjadi capres di 2024. Partai-partai tidak akan menempatkan orang yang akan menjadi capres yang kuat. Pola ini sudah terjadi dalam dua pemilu terakhir. Seperti SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) memilih Budiono. Budiono itu kan bisa dibilang tidak punya ambisi politik yang kuat,” pungkasnya. AGEN DOMINO

Facebook Comments
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Content Protection by DMCA.com Copyrights © 2010. All rights reserved                 Best viewed in 1024 x 768 resolution Frontier Theme