Bandar Cheat

Agen terpercaya

Museum Kehilangan Tujuh Koleksi Karena Belum Pasang CCTV

Museum Kehilangan Tujuh Koleksi Karena Belum Pasang CCTV

Museum Kehilangan Tujuh Koleksi Karena Belum Pasang CCTV

Museum Kehilangan Tujuh Koleksi Karena Belum Pasang CCTV

AGEN POKER – Museum Sang Nila Utama di Pekanbaru, sampai sekarang belum dipasang kamera pengintai atau CCTV yang berujung hilangnya tujuh koleksi bersejarah museum tersebut.

Ketujuh koleksi itu diantaranya tiga bilah Keris Melayu, Pedang Melayu Sondang, Piring Seladon Emas, Kendi VOC, dan Kendi Janggut dengan kerugian ditaksir mencapai Rp54.416.667.

Pelaksana tugas Kadis Kebudayan Provinsi Riau Yoserizal Zein di Pekanbaru, Selasa, mengaku pihaknya pernah mengusulkan Museum Sang Nila Utama untuk dipasangi kamera pengintai atau CCTV, namun sampai belum terealisasikan.

“Saya prihatin (hilangnya koleksi Museum), padahal sudah kita usulkan dilengkapi CCTV. Idealnya museum harus punya CCTV, tetapi karena dianggap belum mendesak makanya belum disetujui. Tahun ini kita ajukan lagi,” kata Yoserizal.

Sebagai informasi, tujuh benda pusaka dari 119 koleksi dinyatakan hilang dan sedang diselidiki Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.

Yoserizal mengatakan ketujuh benda itu merupakan pengadaan benda sejarah tahun 2016. Cukup tergolong baru, ia mengakui rendahnya kesadaran pihaknya dalam mengawasi koleksi-koleksi yang ada di Museum.

“Kalau petugas keamanan sudah kita tambah, pegawai juga ada yang mengawasi. Tapi saya ingatkan ini kan kesadaran dan tanggung jawab bersama,” kata Plt Kadisbud Riau yang baru menjabat beberapa bulan ini.

Untuk diketahui, Museum berada dibawah pengelolaan Disbud Riau. Yoserizal menyayangkan longgarnya pengawasan pihaknya menjadi pemicu hilangnya tujuh koleksi tersebut, ditambah lagi minimnya sarana dan alat yang ada di Museum.

Dari penelusuran Antara di Museum berlantai dua dengan arsitektur bangunan Melayu tersebut, terlihat kamera pengintai terpasang disetiap sudut ruangan. Namun, menurut penuturan petugas jaga museum, kamera pengintai yang terpasang itu telah tujuh tahun tidak berfungsi.

Selain itu, etalase yang berada di ruang pamer benda pusaka juga tidak dilengkapi sistem keamanan yang baik. Parahnya, etalase-etalase itu tidak terkunci.

Polresta Pekanbaru kini terus mendalami hilangnya sejumlah benda pusaka di Museum Sang Nila Utama milik Pemerintah Provinsi Riau yang diduga dicuri diketahui pada Senin (21/3) lalu.

Facebook Comments
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Content Protection by DMCA.com Copyrights © 2010. All rights reserved                 Best viewed in 1024 x 768 resolution Frontier Theme